bQsqpPcZvKyg8Vvzo6jobl9lgcVr4zroDMLffJhS
Bookmark

Mengenal serta Memahami Perbedaan OIS dan EIS pada Kamera HP

Perbedaan OIS dan EIS
Gambar yang stabil dan tajam adalah impian setiap fotografer dan videografer. Dalam dunia fotografi dan video, ada dua teknologi utama yang membantu mengatasi guncangan dan blur saat pengambilan gambar, yaitu OIS (Optical Image Stabilization) dan EIS (Electronic Image Stabilization). Meskipun keduanya memiliki tujuan serupa, mereka bekerja dengan cara yang berbeda dan memiliki keunggulan masing-masing. Mari kita eksplorasi perbedaan OIS dan EIS, serta manfaat yang mereka tawarkan.

Pernahkah Anda merasa frustasi saat mengambil foto atau merekam video dengan tangan yang gemetar? Kualitas gambar yang buruk atau video yang goyang dapat merusak momen berharga. Inilah mengapa teknologi stabilisasi gambar seperti OIS (Optical Image Stabilization) dan EIS (Electronic Image Stabilization) menjadi begitu penting dalam dunia fotografi dan videografi.

Pengertian OIS dan EIS

Apa itu OIS? OIS adalah teknologi fisik yang menggunakan komponen mekanis, seperti gyroscope, untuk menstabilkan lensa kamera selama pemotretan atau perekaman. Di sisi lain, EIS adalah teknologi yang mengandalkan perangkat lunak untuk mengurangi getaran dan guncangan pada gambar atau video.

Cara Kerja OIS

Cara Kerja OIS
OIS bekerja dengan mendeteksi perubahan gerakan pada kamera dan mengkompensasikannya dengan menggeser lensa sejalan dengan gerakan yang terdeteksi. Ini menghasilkan gambar yang lebih tajam dan bebas dari blur.

Keunggulan dan Kelemahan OIS

Keunggulan OIS terletak pada kemampuannya mengatasi guncangan kecil lebih baik, khususnya dalam kondisi cahaya rendah sehingga hasil foto akan lebih tajam tanpa blur karena guncangan. Namun, teknologi ini bisa membuat kamera menjadi lebih besar sehingga akan memakan banyak ruang pada board HP. Selain itu, kamera dengan fitur OIS memiliki harga yang lebih mahal daripada yang biasa.

Cara Kerja EIS

Cara Kerja EIS
EIS menggunakan perangkat lunak dengan bantuan gyroscope (gyro-eis) untuk memproses gambar atau video yang terekam. Teknologi ini melakukan koreksi digital terhadap getaran dan guncangan. Vendor smartphone biasanya melabeli HP yang memiliki fitur stabilizer dengan sebutan Gyro EIS.

Keunggulan dan Kelemahan EIS

EIS memiliki keunggulan dalam hal ukuran kamera yang lebih kecil dan biaya produksi yang lebih rendah. Namun, pada beberapa situasi, video yang dihasilkan mungkin memiliki sedikit efek jitter.

Perbandingan OIS dan EIS (EIS vs OIS)

OIS dan EIS memiliki pendekatan yang berbeda dalam mengatasi masalah stabilitas. OIS lebih efektif dalam mengatasi guncangan yang kecil seperti mengambil foto saat malam hari, sementara EIS cocok untuk pengambilan video dengan gerakan dan guncangan yang besar.

Penerapan di Kamera Smartphone

Kamera smartphone modern sering dilengkapi dengan OIS atau EIS. OIS bekerja hebat dalam menghasilkan gambar tajam, sedangkan EIS efektif dalam merekam video dengan gerakan.

Kapan Harus Memilih OIS atau EIS

Pemilihan antara OIS dan EIS tergantung pada kebutuhan Anda. Saat memotret dalam kondisi cahaya rendah, OIS mungkin menjadi pilihan terbaik, sementara EIS cocok untuk merekam video dengan gerakan seperti berlari.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Stabilisasi

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas hasil stabilisasi, termasuk teknologi kamera, algoritma perangkat lunak, dan jenis gerakan yang terjadi.

Mengatasi Guncangan dalam Perekaman Video

Fitur Stabilizer HP
Perekaman video seringkali menghadapi tantangan guncangan dan guncangan. Baik OIS maupun EIS dapat membantu mengatasi masalah ini. Dalam beberapa kasus, penggunaan kedua teknologi OIS dan EIS secara bersamaan dapat menghasilkan hasil yang lebih baik.

HP dengan Fitur Stabilizer Video

Fitur stabilizer video saat ini sudah hadir di berbagai merek smartphone, dari yang terjangkau hingga kelas atas. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi dalam hal ini telah membawa fitur tersebut menjadi lebih umum dan terjangkau, menghadirkan manfaat stabilitas video kepada lebih banyak pengguna.

Berikut adalah beberapa HP dengan harga terjangkau yang memiliki fitur stabilizer video di tahun 2023 baik itu kamera belakang maupun kamera depan (selfie):
Redmi Note 12 Pro 5G
Redmi Note 12 Pro 5G
Poco X5 Pro 5G
Poco X5 Pro 5G
Infinix Note 30 Pro
Infinix Note 30 Pro

Kesimpulan

Dalam dunia fotografi dan videografi, teknologi stabilisasi OIS dan EIS memiliki peran penting dalam menghasilkan gambar dan video yang berkualitas tinggi. OIS bekerja dengan menggeser lensa atau sensor secara fisik, sementara EIS menggunakan pemrosesan digital untuk mengurangi guncangan. Pemilihan antara keduanya tergantung pada kebutuhan Anda, jenis pemotretan atau perekaman yang Anda lakukan, serta faktor-faktor lain seperti budget.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa perbedaan utama antara OIS dan EIS? Perbedaan utama adalah cara kerjanya: OIS menggunakan pergeseran fisik, sementara EIS menggunakan pemrosesan digital.
Manakah yang lebih baik, OIS atau EIS? Tidak ada jawaban yang pasti. OIS cocok untuk mengambil foto agar tidak blur, sementara EIS lebih cocok untuk perekaman video dengan guncangan yang lebih besar.
Apakah semua smartphone memiliki fitur OIS atau EIS? Tidak, tidak semua kamera memiliki fitur ini. Biasanya ditemukan pada smartphone di kelas menengah ke atas.
Bisakah OIS dan EIS digunakan bersamaan? Ya, beberapa snartphone dalam merekam video menggabungkan kedua teknologi ini untuk memperoleh hasil yang lebih baik.
Bagaimana cara mematikan OIS atau EIS? Pada beberapa smartphone, Anda dapat menemukan pengaturan untuk mematikan OIS atau EIS jika diperlukan.
Posting Komentar

Posting Komentar

Kebijakan berkomentar:
1. Meninggalkan komentar sebagai anonim tidak dibolehkan di blog ini.
2. Dilarang memasang link aktif dalam komentar.
3. Berkomentar sesuai topik.

Be nice and be respectful.