bQsqpPcZvKyg8Vvzo6jobl9lgcVr4zroDMLffJhS

Indonesia Kesulitan Untuk Menjadi Sebuah Negara Maju, Ini Alasannya!


Jumpa lagi dengan admin yang tampan ini ๐Ÿ˜Ž ieieie. Sebenarnya artikel ini akan tetap disimpan dalam bentuk draft tapi apa boleh buat, jumlah artikel dalam bentuk draft akan menyamai jumlah artikel yang sudah dipublikasikan atau diposting. Karena itulah admin mempublikasikan artikel ini. Hmm.. Kayaknya ada yang penasaran nih, hal apa saja yang mempersulit negara kita ini Indonesia untuk menjadi sebuah negara yang maju. Oke langsung ke poin utama kita.

Yap, Indonesia sudah merdeka 73 tahun lamanya dan kita telah memperingatinya bulan Agustus lalu tepat pada tanggal 17. Sudah umur setua itu masih belum jadi negara maju? ckckck benar-benar memprihatinkan. Kita lihat negara yang hari kemerdekaannya berdekatan dengan Indonesia yakni Korea Selatan. Negri K-Pop ini merdeka cuma lambat satu hari saja dari kemerdekaan Indonesia yakni pada tanggal 18 Agustus 1945.

Dulu Korea Selatan lebih miskin dari Indonesia setelah merdeka. Tapi entah mengapa dalam kurun waktu yang singkat jadi negara maju. Adapun yang admin ketahui alasan mengapa Korsel lebih cepat maju karena sikap keterbukaan. Bukan dalam hal berbusana ya ๐Ÿ˜‚ tapi terbuka dalam artian menerima segala golongan, dan budaya dari luar negaranya khususnya orang-orang barat. Mereka meniru sistem ekonomi bangsa Eropa yakni dengan mengandalkan sektor industri.

Karena sifat keterbukaannya, Korsel menerima bantuan dana dari Amerika Serikat baik bantuan dana militer maupun sektor pembangunan. Hal ini juga serupa dengan Taiwan, negara produksi gadget Asus. Korsel punya Samsung,dan Taiwan punya Asus. Keren yak punya branding terkenal yang mendunia. Tapi menurut admin kedua negara ini (Korsel & Taiwan) masih belum greget, karena mendapat bantuan dari luar. Dan kita coba lihat negara yang sangatlah mandiri, tanpa bantuan dana dari negara lain, bisa menjadi salah satu negara yang terkenal maju di dunia yakni Jepang.

Dikutip dari Wikipedia, negara Jepang pertama kali terbentuk pada tahun 660 SM dan tidak pernah dijajah oleh negara lain sampai sekarang. Dan konstitusinya baru terbentuk pada tanggal 3 Mei 1947. Konstitusi Indonesia sendiri terbentuk pada tanggal 18 Agustus 1945, hmm lebih duluan Indonesia ya. Ingat, Jepang lebih miskin berkali-kali lipat dari Indonesia dalam hal SDA. Tapi berkat rakyatnya yang telah dikirim Kaisar ke Eropa Jepang bisa sejahtera dan makmur. Ini sama dengan Raja Thailand yakni Chulalongkorn (King Rama V), yang kemudian diajarkan bahasa Inggris oleh seorang guru sewaan ayahnya (Mongkut) dari Britania Raya.

Berkat modernitas yang diberlakukan oleh Chulalongkorn, rakyat Thailand terbebas dari penjajahan bangsa Barat. Dan bahkan raja ini pernah datang ke Jawa, dan kedatangannya disambut dengan hangat dan meriah oleh pemerintah Hindia-Belanda (Dikutip dari: Ari3f). Kok sampai bahas Thailand sih ๐Ÿ˜‚. Oke kita lanjut ke pembahasan sebelumnya.

Jepang dengan beraninya meminjam uang dalam jumlah yang sangat besar untuk membangun wilayah dan masyarakatnya. Mereka berani ngutang banyak-banyak karena tidak ada koruptor, coba kalau ada koruptor kayak di Indoensia pasti tidak berani kan? Yang lebih anehnya lagi Jepang merupakan negara kedua yang memiliki utang terbanyak. Walaupun utangnya banyak tapi tidak bangkrut kan?

Cepat tidaknya suatu negara bisa menjadi negara maju dipengaruhi oleh kebiasaan dan budaya masyarakat negara itu sendiri. Lalu, hal apa sajakah yang membuat Indonesia sulit untuk menjadi negara maju? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Indonesia kurang disiplin dan tidak menghargai waktu.

Contoh disipilin yang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari yaitu antrian (disiplim tertib). Misalnya pada saat musim kemarau. Biasanya akan datang pasokan air bersih dari PDAM, nah yang admin lihat di Indonesia orang-orang malah rebutan gak karuan. Yang datang lebih dulu malah tidak kebagian, yang lambat datang malah menyingkirkan yang lebih dulu datang ๐Ÿ˜‚.

Ini juga terjadi pada disiplin lalu lintas. Kebanyakan anak-anak muda yang ngakunya anak racing tapi tidak pernah masuk sirkuit untuk balapan mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi dan tidak memakai helm. Beruntung kalau ditangkap polisi lalu nangis-nangis, nah kalau kecelakaan bisa tewas dan sukses masuk kuburan. Karena quote anak-anak gak jelas itu adalah "nakal dulu baru sukses" ๐Ÿ˜‚.

Pernah dengan istilah jam karet? Pasti sudah keseringan apalagi admin nih. Biasanya di undangan tertera waktu dan jam pelaksanaannya pukul 09:00 WITA, acaranya baru mulai saat 10:30. Parah, panitianya malas kali ya? Inginku marah tapi takut dosa. Untuk itulah karena sudah biasa di bohongi panitia pelaksana acara maka, admin baru berangkat kalau pukul 10:00 ๐Ÿ˜‚. Siapa dulu kalian yang jam karet. Welcome to Indonesia dimana jam jadi seelstis karet. Jam 09:00 berubah jadi 10:30.

2. Kebanyakan pengangguran

Persentase pengangguran yang ada di Indonesia yaitu 5,61% (Sumber: Wikipedia). Jika dikalikan dengan total jumlah penduduk Indonesia yakni 246 Juta maka hasilnya 13,7 juta penduduk yang menganggur. Ini bukan cuma salah masyarakatnya tapi juga ada kesalahan di sisi pemerintah. Pemerintah tidak mampu menyediakan dan membuat lapangan pekerjaan baru, apalagi Indonesia bukan negara industri maka susah untuk mencari pekerjaan.

3. Pembangunan infrastruktur yang tidak merata

Coba kita lihat mulai saat baru merdeka sampai saat detik ini, pemerintah lebih mengutamakan pembangunan di pulau Jawa saja. Pulau lain diabaikan, seperti anak tiri saja. Tapi kini sudah agak membaik karena pembangunan digalakkan di pulau Papua untuk membangun jalan Trans Papua.

4. Koruptor

Indonesia merupakan ladang para koruptor yang sangat subur. Tiada tahun tanpa ada kasus korupsi dan yang dikorupsi itu adalah uang negara yang dipakai untuk membangun. Inilah yang membuat Indonesia takut meminjam uang dalam jumlah besar untuk pembangunan negara. Indonesia sulit mengikuti jejak negara Jepang yang dengan berani meminjam uang dalam jumlah besar. Karena di Jepang koruptor itu sudah tidak ada, jadi Jepang tidak takut untuk meminjam uang dalam jumlah yang sangat besar dan dalam kurun waktu yang sangat singkat Jepang menjadi negara maju dengan perekonomian terkuat ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Cina.

5. Benci dan anti terhadap asing

Pada tahu kan bangsa apa yang paling tidak disukai oleh sebagian besar penduduk Indonesia? Yap, yang paling dibenci oleh sebagian besar penduduk Indonesia adalah orang Cina baik itu asli maupun keturunan yang sudah tercampur dengan darah Indonesia. Tidak tahu apa alasannya sehingga sebagian besar penduduk Indonesia membenci orang Tionghoa/Cina.

Tapi kita bisa lihat penduduk Indonesia kebanyakan memakai produk buatan orang Cina kan? Benci orang cina tapi kok pakai barang buatan Cina seperti barang-barang produksi dan tentunya suka film Cina yang kungfu-kungfu itu ๐Ÿ˜‚. Bukan hanya orang Cina saja, orang Indonesia juga tidak suka dengan orang Barat, utamanya orang Amerika Serikat.

Admin juga kurang tahu apa alasan sebagian besar orang di Indonesia membenci Amerika Serikat. Salah satu alasan pasti mengapa membenci Amerika Serikat karena monopoli ekonominya di dunia dan salah satu perusahaan tambang Amerika yaitu Freeport yang terletak di Papua. Tidak ada salahnya punya rasa nasionalis yang tinggi, namun jangan sampai kelewatan dengan sangat membenci negara lain. Rasa nasionalis juga harus diimbangi dengan intelektualitas yang tinggi, agar tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu bohong mengenai bangsa asing.

6. Hobi rakyat Indonesia suka berkomentar

Indonesia memang jagonya nyinyir ๐Ÿ˜‚. Andaikan ada olimpiade atau lomba nyinyir pasti yang juara adalah netizen Indonesia yang menganggap dirinya maha benar. Kita lihat contoh konkret yang terjadi akhir-akhir ini, yaitu PSSI. Rakyat Indonesia ribut-ribut mengenai pembubaran dan pembekuan dunia sepak bola Indonesia. Tapi pada kenyataannya malah lebih memilih barang-barang yang memiliki label sepak bola luar negeri seperti Barcelona.

Selain itu, banyak yang ribut soal tenaga kerja Cina yang akan didatangkan ke Indonesia. Karena memang benci sama orang asing seperti Cina alhasil banyak yang tidak terima. Mereka menganggap dirinya lebih baik dari tenaga kerja dari Cina, tapi mereka tidak tahu kalau tenaga kerja yang didatangkan dari Cina itu bukan tenaga kerja sembarangan dan memang sudah punya skill yang bisa diandalkan. Mereka bekerja dengan waktu yang sangat lama, otomatis jam istirahat sangat minim. Pekerja Indonesia walaupun masih jam 21:00 sudah berhenti bekerja dan pulang tidur ๐Ÿ˜‚.

7. Sulit menerima perubahan

Sudah pada lihat kan video-video dari Mael Lee bukan kaleng-kaleng? Ada kontra antara tukang ojek online dan tukang ojek biasa. Yang salah itu tukang ojek biasa kan? Mereka lebih memilih mencari pelanggan dari pada dicari pelanggan, kan lebih enak kalau pelanggannya datang sendiri? Dan kalau masalah harga, lebih untung banyak tukang ojek online dari pada ojek biasa karena harga ojek online itu lebih mahal dan berkelas.

8. Over konsumtif terhadap produk luar

Indonesia lebih memilih produk luar negeri dibandingkan produk-produk yang asalnya dari negaranya sendiri. Misalnya mau membeli HP, pasti yang dibeli adalah produk dari negara yang mereka benci, seperti Cina. Membeli makanan pun harus gengsi, tidak mau jika yang mereka makan makanan tradisional padahal waktu masih kecil sama-sama makan nasi dan minum air putih.

Selera beli masyarakat Indonesia adalah barang-barang yang mahal walaupun kualitasnya jelek dan tidak berguna tetap dibeli. Dalam hal ini ada juga pengecualian ya? Untuk produk otomotif mustahil ada yang dari dalam negeri, semuanya diimpor dari Jepang. Masyarakat indonesia memang sangat miris ya, benci orang asing tapi masih tetap memakai produk asing.

Kalau ada yang bilang admin termasuk membenci orang asing itu salah. Admin ini tidak membedakan siapa pun. Bahkan ada teman admin di kampus banyak yang keturunan Tionghoa. Apa mungkin masyarakat Indonesia membenci orang Cina dan Barat karena perbedaan agama? Mungkin itu masalahnya, karena agama dan ada juga karena sifat monopoli pasar mereka atau kualitas produksi mereka lebih bagus sehingga terjadi kecemburuan?

Hah, pakai gadget merek asal Cina seperti Lenovo, Asus, Acer, Xiomi, dan lain-lain tapi benci orang Cina ๐Ÿ˜‚. Di situ sehat? Silahkan ke pakar psikologi terdekat. Dan terlebih lagi, Indonesia memakai sistem pendidikan orang Barat. Ini berarti hanya membenci orangnya saja dan apa yang mereka anut.

Cukup sampai di sini pembahasan mengenai hal-hal yang membuat Indonesia sudah untuk menjadi negara yang maju. Admin ucapkan banyak terima kasih atas kunjungannya, sampai jumpa.
Related Posts
Initials JST
Hanya orang biasa yang ingin eksis di dumay. Sering online di Quora dan Pinterest. Jangan pernah menghubunginya lewat WhatsApp jika hari libur.

Related Posts

2 komentar

  1. Tapi saya yakin kalo indonesia pasti bisa maju! Jangan lpa kunjungi balik gan:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti maju donk, tapi akan membutuhkan waktu yang lama.

      Oke langsung ke tkp.

      Hapus
Dilarang spam dan menyisipkan link aktif pada komentar. Use your brain!