bQsqpPcZvKyg8Vvzo6jobl9lgcVr4zroDMLffJhS

Dari Pada Sibuk Pasang Status Di Jejaring Sosial Lebih Baik Ngeblog Mengapa?


Perkembangan dunia internet dari pertama kali muncul hingga saat ini telah mengalami perubahan yang sangat signifikan baik dalam jumlah, kualitas, maupun jenis kontennya. Sebenarnya blog itu sendiri merupakan salah satu jenis media sosial namun cara pengelolaannya lebih kompleks dibandingkan pada jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lain-lain karena mengelola dengan blog kita diwajibkan memiliki skill khusus yang telah dipelajari sebelumnya dimana skill tersebut tidak diperuntukkan di dunia jejaring sosial.

Nah kita cari tahu dulu apa pengertian dari media sosial itu. Menurut Wikipedia, media sosial adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa Blog dan Jejaring sosial termasuk media sosial. Jangan samakan jejaring sosial dengan media sosial karena jejaring sosial termasuk media sosial dan media sosial tidak termasuk jejaring sosial.


Tentu jumlah pengguna dari masing-masing jenis media sosial tersebut jelaslah berbeda satu sama lain. Ada yang banyak, ada yang sedikit. Berdasarkan data yang diambil dari AntaraNews pada tahun 2015 (3 tahun yang lalu), jumlah blogger hanya 3,5% dari 88,1 juta pengguna internet, selebihnya adalah pengguna jejaring sosial. Selisih yang fantastis bukan? Sebelum ada yang namanya jejaring sosial seperti Facebook, Blog merupakan salah satu jenis media sosial yang ramai dipakai. Tapi mengapa pada saat ini jumlahnya menurun drastis? Setelah kemunculan jejaring sosial, semuanya berbondong-bondong beralih dengan alasan lebih mudah dan praktis dalam memakainya tidak seperti Blog yang mewajibkan kita mengetahui dasar-dasar bahasa markah.

Ngeblog memang agak rumit tapi hasilnya memuaskan seperti kita bisamengubah tampilan dan lain-lain. Beda dengan jejaring sosial, di sana kita dibatasi pergerakannya dan hanya bisa diijinkan untuk membuat konten teks, gambar, dan video. Tapi itu disesuaikan dengan fungsinya. Tapi kini jejaring sosial hanya berisikan status alay-alay yang menyebalkan dan tentunya tidak punya manfaat. Biar lagi makan pasang status "Eh gw lagi makan nih, ada yang mau gak" emang lu gak pernah makan sehingga walau cuma makan langsung cekrek upload? Beda lagi dengan masalah asrama ehh asmara baru jadian langsung pasang status "jadian #20 my bebeb". Dan yang paling menyebalkan ialah oknum yang menyebarkan link reff dimana hanya menguntungkan dirinya sendiri. Apakah kesemuanya itu bermanfaat bagi saudara/saudari sebangsa dan setanah air? Tapi tidaklah semua orang memiliki sifat seperti itu, hanya sebagian saja yaitu orang yang sadar akan fungsi media sosial sesunguhnya.

Jadi kamu pilih yang mana main jejaring sosial atau ngeblog? Silahkan pilih sesuai kemauan dan kemampuan kamu. Tapi lebih jelasnya ngeblog lebih bermanfaat. Mengapa kita harus lebih memilih ngeblog? Inilah alasannya.

1. Ngeblog bisa menambah wawasan dan pengetahuan.
Ketika kita menjadi seorang blogger, hal yang pertama kali kita pikirkan adalah bagaimana membuat sebuah artikel. Di sini yang dimaksud ialah artikel hasil pemikiran sendiri bukan hasil copas. Di dunia blogger sebenarnya copas itu dilarang kecuali, mengutip sebuah pengertian atau definisi karena definisi itu tidak berubah-ubah misalnya menurut Plato... dst. Biasanya dalam membuat artikel seorang blogger mencari referensi di berbagai sumber, maka dengan tidak sengaja pengetahuan mereka bertambah karena mereka membaca, mencermati, dan memanipulasi referensi tersebut dengan kata-kata mereka sendiri. Jadi ini sejenis dengan metode pembelajaran yang ada di perkuliahan dimana kita yang belajar sendiri tanpa diajari.

2. Memicu kreatifitas dan konsistensi.
Menjadi blogger itu sangatlah berat. Apalagi jika jenis blog yang hanya memposting satu pembahasan saja maka sulit untuk menemukan ide atau sumber inspirasi dalam membuat sebuah artikel. Tidak boleh membahas materi yang lainnya dan hanya membahas materi yang menjadi pokok pembicaraan di blog itu. Saat sudah merasa bosan menulis artikel, semangat kita untuk ngeblog turun sehingga akan melupakan dan meninggalkan blog yang kamu kelola selama ini. Lalu bagaimana menghilangkan rasa bosan tersebut? Hilangkan rasa bosan itu dengan rasa bangga kalian menjadi seorang blogger. Karena blogger walaupun kaum minoritas, mereka merupakan sumber informasi dan hanya orang-orang terpilih saja yang bisa menjadi seorang blogger.

Kreatifitas, berasal dari kata kreatif. Persaingan di dunia blogging tidak lepas dari artikel yang unik. Artikel-artikel unik hanya bisa dibuat oleh orang-orang kreatif. Jika kamu copas itu bukan lagi namanya kreatif melainkan mencuri. Selain artikel, kreatifitas kita dipicu lewat tata letak halaman, tampilan blog. Kreatifitas muncul ketika kalian bisa berpikir secara kritis dan merencanakan sesuatu kedepannya yang akan dilakukan.

3. Bisa menghasilkan uang.
Semua orang di dunia pasti menginginkan yang namanya uang termasuk blogger. Uang bisa didapatkan dari sebuah iklan yang dipasang pada sebuah blog. Inilah yang membedakan jejaring sosial dengan blog. Di jejaring sosial kita bisa mendapatkan uang jika kita promosi barang atau jasa yang kita miliki sedangkan di blog, tidak perlu promosi segala cukup pasang iklan tunggu sampai ada yang klik maka kita mendapatkan uang. Kategori ini termasuk sulit ya untuk dicapai karena situs periklanan yang banyak diinginkan oleh semua orang yakni adsense tidak bisa menerima sembarang blog walaupun blog kalian banyak visitor. Saudara/saudari sebangsa dan setanah airku apakah kalian mendapatkan uang dengan memasang status alay di Facebook? Tentu tidak karena pasang status hanya memberi maksud bahwa kalian sedang melakukan atau mengalami hal tersebut. Untuk itulah ayo ngeblog.

4. Mendapatkan teman baru dan mempererat tali persaudaraan.
Sudah tahu kan kalau jejaring sosial itu sarangnya bully, unsur SARA dan hal-hal negatif lainnya yang bisa memperburuk persahabatan di dunia maya. Di dunia blogging jarang yang begitu. Semua blogger itu saling menghormati dan menghargai satu sama lain, jadi tidak perlu takut terjadi kekacauan. Kita bisa saling follback, blogwalking dan memberi kritikan dan saran yang membangun untuk meningkatkan kualitas seorang blogger.

5. Terlihat lebih keren dan tidak ketinggalan jaman.
Mana yang lebih keren jadi blogger atau cuma jadi anak jejaring sosial yang selalu pasang status? Lebih karena blogger dong. Seorang blogger pasti pandai dalam hal-hal mengoperasikan komputer karena blogging sendiri berhubungan dengan komputer. Orang yang main di jejaring sosial belum tentu bisa ngeblog tapi blogger pasti punya akun jejaring sosial lebih dari satu minimal 3 lah. Inilaj titik uniknya seorang blogger.

Menjadi blogger kita tidak akan ketinggalan jaman. Blog sendiri lebih rumit dalam mengelolanya dibanding jejaring sosial yng serba mudah dam dimanjakan. Ciri-ciri orang yang ketinggalan jaman ialah orang yang gaptek (gagap teknologi) dan admin yakin 100% blogger tidak gagap teknologi.

Itulah beberapa alasan mengapa harus memilih bloh dari pada jejaring sosial. Perlu diketahui, bahwa tidak semua orang itu bisa menjadi seorang blogger untuk itu yang sudah jadi blogger termasuk admin berbanggalah. Berdasarkan alasan diatas, diharapkan seorang blogger lebih semangat dalam membuat konten-konten yang menarik. Nah bagi yang masih copas tanpa menyertakan link sumber bertobatlah, dunia hampir berakhir karena tidak kuat menanggung ulah manusia. Sekian, semoga bermanfaat. Terima kasih 😊.
Related Posts
Initials JST
Lebih sering online di Quora dan Pinterest dari pada media sosial lain. Penikmat konten memasak dan kerajinan tradisional dari channel 李子柒 Liziqi di YouTube.

Related Posts

2 komentar

Dilarang spam dan menyisipkan link aktif pada komentar. Use your brain!